Kamis, 25 September 2014

instalasi listri


A. JENIS JENIS KABEL
  1. Kabel NYA. Jenis kabel Nya bentuknya berinti tunggal dari bahan tembaga sebagai inti, berisolasi PVC. Pemasangannya tidak boleh menempel didinding/tembok, tetapi harus menggunakan rol isolator atau pipa instalasi listrik. Kabel NYA tidak boleh dipasang pada tempat yang terbuka atau dibawah tanah.
  2.  kabel NYM, mempunyai inti lebih dari satu, inti kabel dari tembaga, berisolasi dari PVC, selubung dalam dari karet,dan selubung luar dari PVC. Pemasangan kabel NYM boleh langsung menempel pada tembok tanpa menggunakan rol isolator/pipa instalasi. Pemasangan kabel NYM tidak boleh dipasang di bawah tanah dan tempat terbuka. Gambar dibawah ini merupakan gambar dari kabel NYM:
  3. . Kabel NYFGby, Jenis kabel NYFGby, kabel berinti tembaga, berisolasi PVC, kabel ini mempunyai inti lebih dari satu dan mempunyai kekuatan mekanik tinggi. Gambar dibawah ini merupakan jenis kabel NYMFGby dan gambar penampangnya.
SAKLAR

Secara umum, fungsi saklar adalah untuk menghubungkan dan memutuskan arus listrik. Pada instalasi listrik penerangan.
  1.  saklar tunggal berfungsi untuk menghidupkan dan mematikan sebuah dan sekelompok lampu (beban listrik) dari suatu tempat. Saklar tunggal banyak digunakan didalam kamar atau suatu ruangan yang memilki ukuran kecil dan hanya mempunyai satu buah pintu. Contoh ruangan: kamar tidur, kamar mandi, ruang makan ,dll.
  2. Saklar seri berfungsi untuk menghidupkan dan mematikan dua buah lampu dari suatu tempat secara bergantian atau bersamaan. Saklar seri biasanya digunakan pada ruangan yang luas tetapi hanya mempunyai satu pintu. Contoh pada ruang pertemuan, toko, dll.\  
  3. Saklar tukar berfungsi untuk menghidupkan dan mematikan sebuah lampu (beban listrik) dari dua tempat.Saklar tunggal disebut juga saklar hotel, karena banyak digunakan di hotel. Untuk mengoperasikan sebuah lampu dari dua tempat diperlukan 2 saklar tukar, yang pemasangannya sebuah saklar tukar dan sebuah lampu pada kamar tamu sedangkan satu saklar tukar yang lain dipasang pada ruang operator.Saklar silang befungsi untuk menghidupkan dan mematikan sebuah (sekelompok) lampu (beban listrik) dari minimal tiga tempat, penggunaannya dibantu dengan dua buah saklar tukar. Saklar silang digunakan pada ruangan yang panjang atau bertingkat. Contohnya pada; rumah tingkat/tangga, lorong-lorong, ruang yang luas dan panjang yang mempunyai tiga pintu. B. Kotak-kontak (stop kontak



Kotak kontak merupakan tempat untuk mendapatkan sumber tegangan listrik yang diperlukan untuk pesawat atau alat listrik. Tegangan Sumber listrik ini diperoleh dari hantaran fasa dan netaral yang berasal dari PLN.












MAKALAH METODE PENELITIAN KUALITATIF

BAB I
PENDAHULUAN
A. LATAR BELAKANG
Kata metode berasal dari istilah Yunani methodos (meta+bodos) yang artinya cara.1 Jadi, metode penelitian sosial adalah cara sistematik yang digunakan peneliti dalam pengumpulan data yang diperlukan dalam proses identifikasi dan penjelasan fenomena sosial yang tengah ditelisiknya. Secara dikotomis, dalam ilmu sosial dikenal dua jenis metode penelitian yaitu kuantitatif dan kualitatif.
metodologi kualitatif adalah prosedur penelitian yang menghasilkan data deskriptif berupa kata-kata tertulis/lisan dari orang-orang atau  perilaku yang dapat diamati. Pendekatan  ini diarahkan pada latar dan individu secara holistik.
Mata kuliah metodologi penelitian adalah salah satu mata kuliah wajib yang harus diprogram oleh mahasiswa yang berbobot 3 SKS, dan salah satu materinya adalah metodologi penelitia kualitatif.

B. RUMUSAN MASALAH
Adapun rumusan masalah pada makalah ini anatara lain :
1. Apa yang dimaksud penelitian kualitatif ?
2. Bagai mana cara melakukan penelitian kualitatif ?
3. Bagaimana sistem penyampelan pada penelitian kualitati ?
4. Bagaimana sistem analisis data pada penelitian kualitatif ?

C. TUJUAN
Tujuan yang ingin dicapai adalah :
1. Mampu memahami defenisi dan makna penelitian kualitatif
2. Mampu memahami tatacara penelitian kualitatif
3. Mampu memahami teknik pengumpulan data pada penelitian kualitatif
4. Mampu memahami teknik penyampelan pada penelitian kualitatif


BAB II
PEMBAHASAN
A. PENGERTIAN PENELITIAN KUALITATIF
1. DEFENISI
Metode penelitian kualitatif  adalah metode penelitian yang berbasis pada filsafat postpositivisme, digunakan  untuk meneliti pada kondisi obyek yang alamiah, (sebagai lawan dari eksperimen) dimana peneliti sebagai instrumen kunci pengambilan sampel sumber data dilakukan secara porposive dan snow baal, teknik pengumpulan data dengan triagulasi (gabungan), analisis data bersifat induktif/kualitatif dan hasil hasil penelitian kualitatif lebih menekankan makna dari pada generalisasi.
Pada filsafat post positivisme realitas dipandang sebagai sesuatu yang kongkrit, dapat diamati dengan panca indra, dapat dikatagorikan menurut jenis, bentuk, warna dan perilaku tidak berubah, dapat diukur dan diverivikasi. Dengan demikian penelitian kualitatif peneliti dapat menentukan hanya beberapa variabel saja dari obyek yang diteliti, dan kemudian dapat membuat instrumen untuk mengukurnya.
Penelitian kualitatif memandang obyek sebagai sesuatu yang dinamis hasil konstruksi pemikiran dan interpersepsi terhadap segala yang diamati serta utuh (holistik) karena setiap aspek dari obyek itu memiliki satu kesatuan yang tak dapat dipisahkan. Realitas dalam penelitian kualitatif tidak hanya yang tampak (teramati), tetapi sampai dibalik yang tampak tersebut.
Pada penelitian kwalitatif dalam melakukan pengumpilan data terjadi interaksi antara peneliti, data dan sumber data. Dalam interaksi ini baik peneliti maupun sumber data memiliki latar belakang, pandangan, keyakinan, nilai-nilai, kepentingan persepsi berbeda-beda, sehingga dalam pengumpilan data analisis dan pembuatan laporan akan terikat oleh nilai masing-masing.


2. KARAKTERISTIK
Prof. Dr. Sugiono, mengutip dari Bogdan dan Bikel (1982) mengemukakan karasteristik kualitaif seperti berikut :
a. Dilakukan pada kondisi yang alamiah, langsung ke sumber data dan peneliti adalah instrumen kunci
b. Penelitian kualitatif lebih bersifat deskriptif. Data yang terkumpul membentuk kata-kata atau gambar sehingga tidak menekankan pada anggka
c. Penelitian kualitatif lebih menekankan pada proses dari pada produk atau outcome
d. Penelitian kualitatif melakukan analisis secara induktif
e. Penelitian kualitatif lebih menekankan makna (data dibalik yang teramati).

B. POPULASI DAN SAMPEL
1. Pengertian
Pengertian sampel dan populasi dalam penelitian kualitatif sedikit berbeda dengan penelitian kuantatif, dalam penelitian kuantatif tidak menggunakan istilah populasi, tetapi oleh Spradly dinamakan “sosial Situacion” atau situasi sosial yang terdiri dari tiga elemen yaitu : tempat, pelaku, dan aktivitas yang berinteraksi secara sinergis. Situasi sosial tersebut dapat dinyatakan sebagai obyek peneliti yang ingin dipahami secara mendalam “apa yang terjadi didalamnya”. Dalam situasi sosial orang-orang pada tempat tertentu.
Tetapi obyek penelitian kualitatif bukan semata-mata pada situasi sosial yang terdiri dari tiga elemen tersebut tetapi bisa juga peristiwa alam, tumbuhan dan lain-lain.
Sampel dalam penelitian kualitatif bukan dinamakan responden, tetapi sebagai nara sumber atau partisispan, informan teman dan guru dalam penelitian. Sampel dalam penelitian kualitatif juga bukan disebut sampel statistik, tetapi sampel teoritis karena tujuan penelitian kualitatif adalah untuk menghasilkan teori. Sampel dalam penelitian kualitatif juga sebagai sampel konstruktif, karena dengan sumber data dari sampel itu dapat dikonstruksikan fenomena yang semula masih belum jelas.
2. Teknik Pengambilan Sampel
Dalam penelitian kualitatif, teknik sampeling yang sering digunakan adalah porposif sampeling dan Snowbaal sampeling. Porposif sampeling adalah teknik pengambilan sampel sumber data dengan pertimbangan tertentu. Snowbaal sampeling adalah teknik pengambilan sampel sumber data, yang pada awalnya jumlahnya sedikit, lama-lama menjadi besar. Hal ini dilakukan karena dari jumlah sumber data yang sedikit itu belum mampu memberikan data yang lengkap.
Penentuan sampel pada penelitian kualitatif dilakukan saat peneliti mulai memesuki lapangan dan selama penelitian berlangsung. Besarnya sampel ditentukanpertimbangan informasi.

C. INSTRUMEN DAN TEKNIK PENGUMPULAN DATA
1. Instrumen Penelitian
Instrumen penelitian, pada penelitian kualitatif adalah peneliti itu sendiri. Oleh karena itu peneliti sebagai instrumen harus divadasi seberapa jauh peneliti kualitatif siap melakukan penelitian dan selanjutnya turun kelapangan.
Menurut nasution (1988) peneliti sebagai instrumen penelitian serasi untuk penelitian serupa karena memiliki ciri-cirisebagai berikut :
a. Peneliti sebagai alat peka dan dapat bereaksi terhadap segala stimulus dari lingkungan yang harus diperkirakannya bermakna atau tidak bagi penelitian;
b. Peneliti sebagai alat dapat menyesuaikan diri terhadap semua aspek keadaan dan dapat mengumpulkan aneka ragam data sekaligus
c. Tiap situasi merupakan keseluruhan. Tidak ada satu instrumen berupa test atau angket yang dapat menangkap seluruh situasi, kecuali manusia
d. Suatu situasi yang melibatkan interaksi manusia, tidak dapat difahami dengan pengetahuan semata. Untuk memhaminya kita perlu sering merasakana, menyelaminya berdasarkan pengetahuan kita
e. Peneliti sebagai instrumen dapat segera menganalisis data yang diperoleh. Ia dapat menafsirkan, melahirkan hipotesis dengan segera untuk menentukan arah pengamatan, untuk mentest hipotesis yang timbul seketika
f. Hanya manusia sebagai instrumen dapat mengabil kesimpulan berdasarkan data yang dikumpulkan pada suatu saat dan menggunakan segera sebagai balikan untuk memeperoleh ketegasan, perubahan, tau perbaikan.
g. Dalam penelitian menggunakan test atau anggket yang bersifat kuantitatif yang diutamakan adalah respon yang dapat dikuantifikasi agar diolah secara statistik, sedangkan yang menyimpang dari itu tidak dihiraukan. Sedang manusia sebagai instrumen, respon yang aneh, yang menyimpang justrudiberi perhatian.
2. Teknik Pengumpulan Data
Teknik pengumpulan data merupakan langkah yang paling utama dalam penelitian, karena tujuan utama dalam penelitian adalah mendapatkan data.
Dalam penelitian kualitatif, pengumpulan data dilakukan pada kondisi yang alamiah, sumber data primer, dan teknik pengumpulan data lebih banyak pada observasi berpeserta, wawancara mendalam dan dokumentasi.


a. Pengumpulan data dengan observasi
Safina Faisal (1990) mengklasifikasikan observasi menjadi observasi partisipatif, observasi secara terang-terangan dan tersamar dan observasi tak struktur.
Dalam observasi partisipatif peneliti terlibat dalam kegiatan sehari-hari orang yang sedang diamati atau yang digunakan sebagai sumber. Sambil melakukan pengamatan peneliti ikut malakukan apa yang dikerjakan oleh sumber data, dan ikut merasakan suka dukanya.
Observasi terus terang tersamar, peneliti dalam melakukan pengumpulan datamenyatakan dengan terus terang kepada sumber data bahwa ia sedang melakukan penelitian. Jadi mereka yang diteliti mengetahui sejak awal samapi akhir tentang aktivitas peneliti.
Observasi tidak terstruketur adalah observasi yang tidak dipersiapkan secara sistematis tentang apa yang akan diobservasi. Hal ini dilakukan karena peneliti tidak tau secara pasti tentang apa yang akan diamati.
b. Teknik pengumpulan data dengan wawancara/Interview
Esterbeg (2002), wawancara adalah merupakan pertemuan dua orang untuk bertukar informasi dan ide melalui tanya jawab, sehingga dapat dikonstruksikan makna dalam suatu topik tertentu.
Wawancara digunakan sebagai teknik pengumpulan data apabila peneliti ingin melakukan studi pendahuluan untuk menemukan permasalahan yang harus diteliti, tetapi juga apabila peneliti ingin melakukan hal-hal dari respoen yang lebih mendalam.



c. Teknik pengumpulan data dengan dokumen
Dokumen merupakan catatan peristiwa yang sudah berlalu.dokumen bisa berbentuk tulisan, gambar atau karya-karya monumental dari seseorang.

d. Trigulasi
Dalam teknik pengumpulan data, trigulasi diartikan sebagai teknik pengumpulan data yang bersifat menggabungkan dari berbagai teknik pengumpulan data dan sumber data yang telah ada. Bila peneliti melakukan pengumpulan data dengan trigulasi, maka sebenarnya peneliti mengumpulkan data  sekaligus menguji kredibilitas data.
D. TEKNIK ANALISIS DATA
Bogdan menyatakan bahwa analisis data adalah proses mencari dan menyusun secara sistematis data yang diperoleh dari hasil wawancara, catatan lapangan, dan bahan-bahan lain, sehingga dapat mudah dipahami, dan temuannya dapat diinformasikan kepada orang lain. Analisis data dilakukan dengan mengorganisasikan data, menjabarkan kedalam unit-unit, melakukan sintesa, menyususun kedalam pola, memilih mana yang penting dan yang akan dipelajari, dan memebuat kesimpulan tang dapat diceritakan kepada orang lain.
Susan Stainback, mengemukakan bahwa : analisis data merupakan hal yang kritis dalam proses penelitian kualitatif. Analisis digunakan untuk memahami hubungan dengan konsep dengan data sehingga hipotesis dapat dikembangkan dan dievaluasi.
Analisis adalah proses mencari dan menyususn secara sistematis data yang diperoleh dari hasil wawancara, catatan lapangan, dan dokumentasi dengan cara mengorganisasikan datakedalam katagori, menjabarkan kedalam unit-unit, melakukan sintesa, menyususn kedalam pola, memilih yang mana yang penting dan akan dipelajari, dan memebuat kesimpulan sehingga mudah dipahami diri sendiri dan oarang lain.
Analisis data pada penelitian kualitatif dilakukan sejak sebelum masuk kelapangan, selama dilapangan dan setelah selesai dilapangan.



















BAB III
PENUTUP
A. KESIMPULAN
Setelah mengamati dan mempelajari secara seksama, maka dapat disimpulkan bahwa :
1. metodologi kualitatif adalah prosedur penelitian yang menghasilkan data deskriptif berupa kata-kata tertulis/lisan dari orang-orang atau  perilaku yang dapat diamati.
2. Sistem pengumpulan data pada penelitian kualitatif antara lain, observasi, wawancara, dokumentasi, dan trigulasi/gabungan.
3. Penelitian kualitatif merupakan penelitian yang menempatkan peneliti sebagai instrumen utama
4. Pada penelitian kualitatif  pengertian  populasi sering diartikan dengan kondisi sosial yang terdiri dari pelaku, activity, dan tempat.

B. SARAN
Saya menyadari dalam makalah ini masih banyak terdapat kekurangan, oleh karena itu saya sangat mengharapkan keritik dan saran yang bersifat membangun agar makalah  yang saya susun lebih baik kedepannya

Blogroll